Monday, 31 July 2017

Tari Gandrung Banyuwangi Akan Tampil di Istana Dan 75 Calon Paskibraka Diserah Terimakan

BANYUWANGI SERU - Berita Banyuwangi hari ini di acara persiapan menyambut kemerdekaan Indonesia, Banyuwangi sudah menyiapkan banyak sekali acara untuk menyambut kemerdekaan Republik Indonesia. Diantaranya sudah saya tuliskan judulnya di atas, yaitu Tari Gandrung dan peserta paskibra pun juga sudah di siapkan.

Tari Gandrung Banyuwangi Akan Tampil di Istana Dan 75 Calon Paskibraka Diserah Terimakan
Tari Gandrung Banyuwangi Akan Tampil di Istana Dan 75 Calon Paskibraka Diserah Terimakan

Tari Gandrung Banyuwangi Akan Tampil di Istana

BANYUWANGI – Akan Tampil di Istana Pada Acara Peringatan Kemerdekaan Tari kebanggaan masyarakat Banyuwangi, Gandrung, kembali mendapatkan kehormatan untuk tampil di perhelatan resmi nasional di Istana Negara.

Tarian yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Bukan Benda oleh Kemendikbud pada 2013 lalu itu bakal menyemarakkan peringatan kemerdekaan Indonesia pada Agustus mendatang. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, penampilan Tari Gandrung dalam acara resmi nasional merupakan kehormatan bagi warga daerah. 

Sebelumnya, seniman-seniman belia Banyuwangi juga membawakan Tari Gandrung pada peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober tahun lalu di hadapan Presiden Joko Widodo. "Ini merupakan apresiasi tinggi dari pemerintah pusat, dari Presiden, dari kementerian terkait dan Badan Ekonomi Kretif (Bekraf) yang menjadi panitia, terhadap kekayaan seni budaya nusantara. 

Artinya kita semua sepakat bahwa keragaman seni budaya nusantara ini bukan menjadi pemecah belah, tapi perekat bangsa," ujar Anas. Bupati berusia 43 tahun itu menambahkan, dengan diundangnya kesenian daerah ke Istana, para seniman yang membawakannya bakal memperoleh pengalaman berharga tak terlupakan.

Apalagi, mayoritas yang tampil adalah anak-anak muda usia SMA. "Seperti pengalaman tampil di peringatan Sumpah Pemuda di Istana pada tahun lalu, menjadi pengalaman tak ternilai bagi pelajar SMA di Banyuwangi yang membawakannya. Ini bisa menjadi spirit bagi anak-anak muda untuk berkarya lebih baik dan lebih keras dalam mengejar mimpi-mimpinya," papar Anas. Anas juga berterima kasih kepada seluruh seniman dan budayawan di Banyuwangi yang selama ini terus berkarya tanpa lelah mengembangkan seni-budaya daerah. "Ada banyak seniman dan budayawan lintas generasi dari tua sampai muda yang terus bersemangat. 

Karya kreatif mereka juga difasilitasi lewat festival-festival budaya di Banyuwangi," ujarnya. Tari Gandrung sendiri merupakan tarian khas Banyuwangi yang telah ditetapkan sebagai “Warisan Budaya Bukan Benda” oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada 2013. 

Untuk mengangkat dan melestarikan kesenian daerah, Pemkab Banyuwangi setiap tahunnya menggelar atraksi kolosal Festival Gandrung Sewu. Lebih dari seribu penari muda Gandrung tampil dalam acara yang selalu digelar di bibir pantai tersebut. "Tahun ini Festival Gandrung Sewu akan digelar pada 8 Oktober. Aksi kolosal tari gandrung ini selalu ditunggu-tunggu wisatawan," imbuh Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, MY Bramuda

75 Calon Paskibraka Diserah Terimakan

Pada Pelatih Untuk Menyambut Hari Kemerdekaan 75 Calon Paskibraka Diserah Terimakan, Prosesi serah terima calon pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) dilangsungkan di Aula Hotel Tanjung Asri Banyuwangi, Senin (31/7). Tujuh puluh lima calon paskibraka terlihat khidmat mengikuti serah terima dari Dinas Pendidikan kepada para pelatih yang terdiri dari unsur gabungan TNI/Polri tersebut.

Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan, Heru Santoso yang turut memberikan pengarahan saat serah terima tersebut menyatakan rasa bangganya.

“Saya ucapkan selamat bagi kalian, anak-anak terpilih yang membanggakan sebagai paskibraka. Ini prestasi yang layak mendapatkan apresiasi. Kalian telah berhasil lolos dari seleksi yang ketat, baik secara fisik, kecerdasan maupun secara mental. Jangan bosan untuk terus mengasah talenta yang kalian punya,” kata Heru.

Heru juga berpesan agar para calon paskibraka tersebut tak lupa untuk terus menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing. “Percayalah pada kekuatan doa dan jangan tinggalkan ibadah  agar yang Maha Kuasa memudahkan langkah kalian.Tetap semangat, semoga kalian bisa menampilkan yang terbaik pada hari H, 17 Agustus nanti,” ujarnya.

Calon anggota paskibraka ini  total berjumlah 75 siswa. Rinciannya  31 putra dan 44 putri. Mereka  berasal dari SMA/SMK/MA se-Kabupaten Banyuwangi dengan prosentase yang merata. Dari 25 kecamatan yang ada di Banyuwangi, semuanya  terwakili.

Seleksi calon anggota paskibraka tersebut dilakukan pada 11-14 Mei 2017. Seleksi dilangsungkan di 3 zona, yakni di GOR Tawangalun, Kantor Camat Purwoharjo dan Kantor Camat Genteng. Terhitung sejak 30 Juli hingga 18 Agustus, mereka mulai menjalani karantina di Hotel Tanjung Asri.

Selanjutnya mereka akan digembleng di GOR Tawang Alun Banyuwangi dan Taman Blambangan. Sebanyak 10 pelatih dari TNI/Polri akan diterjunkan untuk menggembleng para pelajar ini.

(Sumber : Banyuwamgikab.go.id)

Banyuwangi Seru

About Banyuwangi Seru

Semoga dengan adanya Blog Banyuwangi Seru ini bisa memberikan sedikit manfaat kepada masyarakat Luas dan Banyuwangi Khususnya.

Subscribe to this Blog via Email :