Wednesday, 28 March 2018

Perawat Banyuwangi Komitmen Ikut Turunkan Kasus TB Paru

BANYUWANGI –  Untuk mendukung program pemerintah daerah menurunkan angka kesakitan dan kematian kasus Tubercolosis (TB) Paru di Banyuwangi, Perawat Nasional Indonesia (PPNI) menggelar seminar TB Paru. Di seminar ini memberikan informasi tentang cara penangan dan penurunan TB Paru.

Seminar ini diikuti 300 perawat dan digelar di Gedung Sekretariat Terpadu Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Banyuwangi,Rabu (28/3) dengan,menghadirkan dr Ririek Parwisari Sp.P. dari RSUD Blambangan. Dokter spesialis paru ini secara detail mengedukasi para perawat cara mendeteksi suspect TB Paru.
Perawat Banyuwangi Komitmen Ikut Turunkan Kasus TB Paru

Seminar dibuka Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko. Dalam kesempatan ini Wabup Yusuf mengapresiasi apa yang dilakukan oleh PPNI. Bagi kami perawat ini  ujung tombak setiap penangangan warga yang sakit. “Mereka selalu menjadi garda terdepan dalam menangani masalah pemyakit di masyarakat. Mereka juga yang paling rentan terhadap tertularnya penyakit. Pemerintah akan selalu berterima kasih dan mendukung apa yang diperlukan perawat selama melaksanakan tugasnya,” kata Wabup.

Ditambahkan Wabup, perawat ini juga telah banyak mengajarkan kita semua tentang arti pengabdian kepada masyarakat. “Mudah-mudahan dengan mengikuti seminar ini, mereka akan bisa bersinergi dengan baik untuk meningkatkan derajat kesehatan di Banyuwangi,”ujar Wabup.

Sementara itu, Ketua DPD PPNI Banyuwangi, Dr Siswmulyanto S.Kep Ns, menambahkan seminar yang diikuti oleh perawat dari puskesmas dan rumah sakit serta perawat praktek mandiri ini sebagai bentuk dukungan organisasi profesi terhadap programnya pemerintah.

“Di seminar ini perawat mendapat pengetahuan bagiamana cara menurunkan cakupan angka kematian dan kesakitan susfect TB Paru di masyarakat. Diantaranya, melakukan deteksi dini terhadap masyarakat yang dicurigai suspect TB baru yang disampaikan nara sumber,” kata dia.

Disini kata Sis, perawat juga diajarkan mekanisme pelayanannya. “Selaku ujung tombak dalam layanan kesehatan, perawat bisa melakukan pemeriksaan dini jika ada ada pasien yang memiliki indikasi TB. Misalnya keluhan batuk tak sembuh-sembuh selama dua Minggu dengan suhu badan panas terus menerus. Jika diketahui seperti ini perawat memiliki kewajiban merujuk pasien untuk berobat,” kata Sis. 

Di seminar ini lanjut Sis, pihaknya juga menghadirkan aparat keamanan yang siap diajak bersinergi dalam melaksanakan tugas. Misalnya, jika ditemukan ada penderita TB yang tidak mau berobat, pihak keamanan bisa bekerja sama untuk memberi pendekatan secara persuasif kepada masyarakat agar mau berobat.

Di Banyuwangi sendiri menurut Kepala Dinas dr Widji Lestariono, kasus TB Paru di Banyuwangi cukup tinggi. Dari tahun ke tahun penderitanya mengalami peningkatan yang signifikan. Tahun 2016 lalu, penderita TP Baru ada ada 1.886 orang Tahun 2017 penderita TB Paru ada 2.169 orang. Namun, seluruh jumlah kasus TB paru di Banyuwangi ini bisa ditangani 100 persen alias penderita sembuh.

“Dengan adanya seminar ini yang menghubungkan lintas sektoral dengan organosasi PPNI harapan kita kasus TB di Banyuwangi bisa dideteksi secara dini dan diobati secara masiv,” kata dr Rio.

Selama ini imbuh dr Rio, penanganan kasus TB telah dilakukannya secara serius oelh pemerintah sehingga hasilnya cukup tinggi. Salah satunya menggandeng organisasi masyarakat untuk mencari dan melaporkan masyarakat yang diduga suspect Tb Paru. “Hasil memang tinggi. 

Tapi itu bukan berarti jelek, justru pemerintah telah bekerja maksimal. Meksi tinggi semua bisa tertangani. Bahkan salah satu wilayah, yakni Kecamatan Songgon yang sudah zero Tb Paru. Ini akan kita tularkan ke seluruh wilayah hingga Banyuwangi benar-benar terbebas dari TB Paru,” pungkasnya.

Dapat Arahan Pak Jokowi, Pak Anas Pacu Kualitas Mal Pelayanan Publik Banyuwangi

BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengaku termotivasi dengan instruksi Presiden Joko Widodo untuk terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang baik, termasuk layanan perizinan yang bermutu.
Dapat Arahan Pak Jokowi, Pak Anas Pacu Kualitas Mal Pelayanan Publik Banyuwangi

”Tadi Pak Jokowi memberi gambaran tentang perubahan lansekap ekonomi dunia, bagaimana strategi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing bangsa. Salah satu cara agar bisa kompetitif, ya hadirkan pelayanan publik yang baik,” ujar Anas saat dihubungi.

Anas baru saja mengikuti Rapat Kerja Pemerintah di Jakarta, Rabu (28/3/2018), yang dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi. Rapat itu membahas pelaksanaan kemudahan berbisnis.

”Dari forum itu saya terinspirasi untuk meningkatkan kualitas Mal Pelayanan Publik, yang berkaitan erat dengan aktivitas ekonomi warga. Apalagi, presiden kembali menekankan pentingnya satgas pelayanan investasi, dan Banyuwangi sudah punya itu,” ujarnya.

”Besok kami kumpulkan dinas dan camat untuk menyampaikan poin-poin penting dari Pak Jokowi tadi,” imbuh Anas.

Sejak Oktober 2017, Banyuwangi mengoperasikan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang tercatat sebagai MPP di Indonesia yang dikembangkan pemerintah kabupaten. Saat ini, lebih dari 84.500 jenis layanan telah diterbitkan dan dinikmati warga sejak pertama kali MPP diresmikan.

”Ini upaya memberi kemudahan bagi warga, bareng-bareng mengupayakan agar mengurus dokumen ke pemerintahan bukan lagi sesuatu yang membosankan. Tidak seperti dulu, kalau urusan dengan dokumen pemerintahan, persepsi warga pasti itu akan berbelit-belit,” jelasnya.

Dia mencontohkan integrasi izin yang berkaitan dengan usaha masyarakat yang di antaranya membutuhkan advice planning dari Dinas PU Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang; sedangkan izin usahanya melalui Dinas Penanaman Modal.

”Kalau dulu harus wira-wiri ke beberapa dinas untuk satu urusan. Sekarang cukup diselesaikan di mal pelayanan publik yang terbuka. Ini kan mempermudah warga berusaha,” jelasnya.

Di MPP itu, terdapat 163 jenis layanan izin/dokumen/surat dalam satu tempat, mulai administrasi kependudukan hingga berbagai jenis izin usaha.

Setelah enam bulan berjalan, lanjut Anas, telah dilakukan evaluasi-evaluasi. Dari hasil evaluasi itulah, akan dilakukan pembenahan dengan memanfaatkan dana insentif dari pemerintah pusat.

”Kami kan dapat reward pusat Rp8,7 miliar karena sistem akuntabilitas kami dapat nilai A. Nanti dananya dipakai untuk mal pelayanan publik. Contohnya, kita tambah komputer dan counter pelayanan biar nggak terlalu lama antri, sistemnya bisa di-upgrade, dan gedungnya dibikin tambah nyaman bagi warga,” papar Anas.

Tuesday, 27 March 2018

Banda Aceh Akan Tiru Mal Pelayanan Publik Banyuwangi

BANYUWANGI – Walikota Banda Aceh Aminullah Usman melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Banyuwangi. Kedatangan Walikota Kota Serambi Mekkah ini untuk memperluas wawasannya tentang berbagai progress pembanguan di Banyuwangi, salah satunya mengunjungi Mal Pelayanan Publik Pemkab Banyuwangi, Selasa (27/3).

Walikota Aminullah mengatakan Banda Aceh telah ditetapkan oleh Kementrian  Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sebagai salah satu dari 14 kabupaten/kota pilot project pelaksanaan Mal Pelayanan Publik (MPP). Kemenpan RB memberikan rekomendasi pada Walikota yang baru dilantik pada 7 Juli 2017 itu untuk melihat MPP yang telah dijalankan oleh Banyuwangi.

“Kami mendapatkan petunjuk langsung dari Menpan RB untuk datang kesini agar bisa melihat bagaimana proses dan pelaksanaan pelayanan kepada warga yang berlangsung di Mal Pelayanan Publik ini. Ternyata perijinan yang diintegrasikan di Mal ini sangat banyak dan pelayanannya berlangsung dengan baik.  Kami sudah mendapatkan ilmunya dan akan kami implementasikan di Banda Aceh,” kata Aminullah usai berkeliling menyaksikan berbagai pelayanan yang ada di Mal Pelayanan Publik Banyuwangi.

Mal Pelayanan Publik Banyuwangi mengintegrasikan 143 layanan perijinan dengan menggunakan teknologi informasi. Di tempat ini warga bisa mengurus semua keperluan perijinannya mulai dokumen kependudukan, ijin investasi, ijin usaha, surat pencari kerja dan dokumen lainnya dalam satu tempat.

“Setelah melihat proses yang berjalan di Mal Pelayanan Publik Banyuwangi kami puas dan memahami apa yang harus kami lakukan. Setelah pulang ke Banda Aceh, akan segera kami implementasikan program sebagaimana Mal Pelayanan Publik Banyuwangi,” ujarnya.

Selain melihat program MPP, kedatangan Aminullah secara khusus juga ingin berbagi ilmu tentang pengembangan pariwisata di Banyuwangi. Baginya Banyuwangi dinilai sukses memajukan pariwisata daerah yang memberi dampak nyata pada perekonomian warga.

“Selain itu kami juga ingin menimba wawasan pengembangan daerah melalui sektor pariwisata. Kami juga punya potensi pariwisata tapi selama ini belum fokus, karena itu kami ingin belajar langsung dari Banyuwangi yang sudah lebih dulu bergerak maju,” Kata Aminullah.

Sementara itu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan mal pelayanan publik merupakan wujud komitmen Banyuwangi memberikan pelayanan terbaik bagi warga. “Kami ingin memudahkan, warga tidak perlu ke berbagai instansi untuk mengurus satu keperluan. Ini juga bentuk transparansi. Dan jika memang ada biaya resmi, pembayarannya di loket bank yang telah disediakan,” ujar Bupati Anas.

Keberadaan MPP, kata Anas, juga untuk memberikan kepastian bagi investor yang masuk Banyuwuangi. “Investor cukup datang di Mal Pelayanan Publik, semua proses terbuka, bahkan advice planning juga di situ. Kalau dulu kan harus ke beberapa dinas. Pelayanan yang memudahkan rakyat seperti ini bisa direplikasi lebih banyak lagi,” ujarnya.

Terkait pariwisata, kata Anas, Banyuwangi dan Banda Aceh pada dasarnya memiliki kesamaan kultur dimana mayoritas penduduknya adalah muslim. Hal ini juga menjadi pertimbangan utama dalam pengembangan wisata Banyuwangi namun di bingkai dalam segmentasi pariwisata.

“Kami telah membuat segmentasi pariwisata yang jelas yakni menyasar wisatawan yang ingin menikmati alam dan budaya. Selama ini kami tidak mengijinkan dibukanya tempat-tempat hiburan malam karena memang segmentasi wisatawan kami bukan yang seperti itu. Ijin hotel yang kami keluarkan hanya bintang tiga ke atas otomatis konsumennya juga terseleksi. Kebijakan ini terbukti efektif dalam menyaring wisatawan yang datang bahkan wisatawan kami terus meningkat dari 500 ribu menjadi 4,8 juta per tahun,” terang Anas.

Anas juga memberikan kunci untuk membuat wisatawan tertarik datang ke Banyuwangi, yaitu berinovasi membuat atraksi wisata yang menarik sambil menjaga kebersihan daerah dan memberikan sambutan ramah pada mereka.

“Keterlibatan aparatur birokrasi turut menentukan kesuksesan program pariwisata yang telah kami rancang karena mereka adalah eksekutornya. Sebanyak 77 even wisata Banyuwangi Festival semuanya dilaksanakan oleh PNS daerah. Juga jangan lupa melibatkan segenap masyarakat untuk mendukung pariwisata, karena merekalah tuan rumah yang sebenarnya,” pungkas Bupati Anas.

Banyuwangi Akan Kelola Sampah laut Bersama Organisasi Lingkungan Hidup Dunia

BANYUWANGI-Banyuwangi memiliki potensi laut besar. Salah satunya di Muncar Banyuwangi, yang dikenal sebagai pelabuhan ikan terbesar di Pulau Jawa. Untuk menjaga kebersihan lautnya, Banyuwangi bekerja sama dengan organisasi lingkungan hidup dunia, Systemiq.

Systemiq merupakan organisasi lingkungan hidup non profit yang fokus pada masalah sampah, utamanya sampah plastik, yang bermarkas di Jerman dan Inggris.  Di Indonesia, organisasi ini bernama PT Systemiq Lestari Indonesia.

Di organisasi ini terdapat banyak tim yang fokus pada lingkungan hidup, seperti Ocean Plastic, Recycling Partnership, Sustainable Waste, dan lainnya. Di Banyuwangi organisasi ini akan bekerjasama melakukan pengelolaan sampah, utamanya di Muncar.

Perwakilan dari Systemiq telah bertemu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Selasa (27/3). Tim dari Systemiq telah melakukan survey di Banyuwangi. Bahkan mereka akan tinggal di Banyuwangi hingga Desember 2019 mendatang.

"Organisasi ini sudah berpengalaman dalam pengelolaan sampah di beberapa negara. Kami berkolaborasi untuk pengelolaan sampah di Banyuwangi, utamanya di Muncar," kata Anas.

Dalam kerja sama ini, Muncar akan menjadi pilot project dalam pengelolaan sampah, utamanya sampah laut utamanya sampah plastik. Apalagi Muncar memiliki potensi selain menjadi pelabuhan ikan terbesar, bisa dijadikan obyek wisata. Dengan kolaborasi ini diharapkan bisa mengatasi masalah sampah laut dari hulu hingga ke hilir.

Joi Danielson, Program Director, Ocean Plastics Asia, mengatakan, pihaknya telah melakukan survei di Muncar. Menurutnya, Muncar merupakan proyek pertama di Indonesia.

"Kami akan membuat sistem pengelolaan sampah di sini, utamanya sampah plastik," kata Joi.

Bahkan tim dari Systemiq akan melakukan pendampingan selama dua tahun pada masyarakat,  untuk memastikan program ini berjalan dengan baik.

"Saat program telah usai, kami tidak pergi begitu saja. Kami tetap akan memantau secara berkelanjutan," kata Joi.

Menurut Joi, dalam program ini mengangkat sampah yang ditemukan di laut Muncar. Sampah yang telah diangkat itu akan didaur ulang menjadi barang yang bermanfaat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi, Husnul Chotimah, mengatakan, kerjasama ini dilakukan oleh, Pemkab Banyuwangi, Systemiq dan Dirjen Pengelolaan Persampahan dan Limbah, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"Tim dari Systemiq sudah melakukan survei di Muncar dan akan bekerja mulai April mendatang," kata Husnul.

Husnul mengatakan dalam program ini melibatkan warga Muncar. Masyarakat akan diedukasi untuk mendaur ulang sampah, dan menjaga perairan agar tetap bersih dan sehat.

Monday, 4 September 2017

Mulai 8 September Pesawat Garuda Buka Rute Jakarta - Banyuwangi

Maskapai nasional Garuda Indonesia membuka rute penerbangan Jakarta-Banyuwangi secara langsung (direct flight) mulai 8 September 2017. Dengan tambahan tersebut, ada enam kali penerbangan per hari menuju Banyuwangi. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut gembira pembukaan rute tersebut. 

”Jujur saja, kami di Banyuwangi awalnya tidak pernah menyangka perkembangan penerbangan ke daerah bisa cukup pesat seperti ini,” ujar Anas dalam keterangan tertulisnya.

Dia menambahkan, Banyuwangi memulai pengembangan daerah secara bertahap. Berbagai keterbatasan yang ada dijadikan tantangan dan kesempatan untuk memajukan daerah.

Kami memulai dari tak ada penerbangan sampai sekarang ada enam kali penerbangan tiap hari. Dengan arus wisatawan, dunia usaha, kalangan pendidikan, dan masyarakat luas ke Banyuwangi, tentu ini berdampak positif ke ekonomi, yang di antaranya ditunjukkan dengan peningkatan pendapatan per kapita warga dan penurunan kemiskinan, ujar Anas.

Pembukaan rute oleh Garuda ini memberi banyak pilihan untuk bepergian ke Banyuwangi. Rute ini juga memudahkan mobilitas daerah sekitar Banyuwangi, seperti Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Bali Barat.

 ”Jakarta merupakan jantung ekonomi Indonesia. Termasuk pasar wisatawan domestik terbesar juga ada di sana. Jadi tambahan rute dari Garuda ini menjadi peluang bagi Banyuwangi dan sekitarnya untuk terus mengembangkan daerahnya,” papar bupati berusia 44 tahun ini.

Menteri Pariwisata Arief Yahya dijadwalkan mengikuti seremoni penerbangan Jakarta-Banyuwangi oleh Garuda Indonesia. Penerbangan Jakarta-Banyuwangi oleh Garuda akan menggunakan nomor penerbangan GA 264 dengan waktu berangkat pukul 14.10 WIB dari Bandara Soekarno-Hatta dan mendarat pukul 15.55 WIB di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi. Perjalanan ditempuh selama 100 menit.

Dari Banyuwangi, pesawat berangkat pukul 17.10 WIB dan tiba di Jakarta pada pukul 18.50 WIB. Rute ini dilayani Garuda Indonesia pada hari Senin, Selasa, Rabu, Jumat dan Sabtu.

"Tiketnya sudah bisa dipesan online, harganya mulai sekitar Rp 700.000," imbuh Kepala Dinas Perhubungan, Kusiyadi.

Dengan tambahan rute tersebut, Banyuwangi kini didarati enam kali penerbangan tiap hari. Rute Jakarta-Banyuwangi dan sebaliknya ada tiga kali penerbangan per hari yang dilayani oleh maskapai Nam Air dan Garuda Indonesia. 

Selain itu, ada rute Subaya - Banyuwangi sebanyak tiga kali sehari oleh Wings Air dan Garuda Indonesia.

Jumlah penumpang di Bandara Banyuwangi terus melonjak. Pada 2011, jumlah penumpang baru tercatat 7.826 orang per tahun, lalu meningkat 1.339 persen menjadi 112.661 orang pada 2016. 

Pada 2017 hingga pertengahan Agustus, jumlah penumpang sudah tercatat hampir 98.368 orang, dan diprediksi bisa menembus 150.000 orang sampai akhir tahun.

Sunday, 3 September 2017

Lirik Lagu Rozy Abdillah - Sing Kuat Dan Terjemahanya

Lagu Sing Kuat adalah lagu banyuwangi yang diciptakan oleh Ali PX, lagu yang di aransemen regedut tahun 2017 ini di populerkan atau di nyanyikan oleh kang Rozy Abdillah, Rozy Abdillah sendiri adalah penyanyi dari banyuwangi yang mempunyai suara yang bagus dan khas.

Lagu yang bertemakan percintaan, perselingkuhan seorang kekasih tetapi orang yang di selingkuhi tersebut tetap tegar dan mencari pasangan yang lebih baik dari sebelumnya,,,

Judul Lagu       : Sing Kuat
Artist              : Rozy Abdillah
Album             : Melon Bertaburan Bintang
Pencipta Lagu  : Ali PX
Terjemahan     : Banyuwangiseru

Lirik Lagu Rozy Abdillah - Sing Kuat

Ojo di kiro isun nelongso
Riko tinggal nyanding wong liyo
Ojo di kiro isun sing biso
Golet ganti hang lebih teko riko

Mageh akeh ring kono
Hang ngantri welas iki
Mageh akeh ring kono
Hang ngantri nganteni

Sya la la la la
Sya la la la la

INTRO

Ojo di kiro isun nelongso
Riko tinggal nyanding wong liyo
Ojo di kiro isun sing biso
Golet ganti hang lebih teko riko
Mageh akeh ring kono
Hang ngantri welas iki
Mageh akeh ring kono
Hang ngantri nganteni

Demen mulo isun demen
Welas mulo isun welas
Tapi hang isun welasi
Wis ngelarani

Demen mulo isun demen
Welas mulo isun welas
Tapi hang isun karepi
Sing koyo gediki

Sing kuat wis sing kuat
Isun ngadepi

Sya la la la la
Sya la la la la

INTRO

Ojo di kiro isun nelongso
Riko tinggal nyanding wong liyo
Ojo di kiro isun sing biso
Golet ganti hang lebih teko riko

Mageh akeh ring kono
Hang ngantri welas iki
Mageh akeh ring kono
Hang ngantri nganteni

Demen mulo isun demen
Welas mulo isun welas
Tapi hang isun welasi
Wis ngelarani

Demen mulo isun demen
Welas mulo isun welas
Tapi hang isun karepi
Sing koyo gediki

Sing kuat wis sing kuat
Isun ngadepi

Demen mulo isun demen
Welas mulo isun welas
Tapi hang isun welasi
Wis ngelarani

Demen mulo isun demen
Welas mulo isun welas
Tapi hang isun karepi
Sing koyo gediki

Sing kuat wis sing kuat
Isun ngadepi
Sing kuat wis sing kuat
Isun ngadepi

Terjemahan lagu ada di bawah ini Sambil membaca terjemahan Lagu Rozy Abdillah - Sing Kuat silahkan Tonton juga Lagu Rozy Abdillah - Sing Kuat.
[Official Video] - [YouTube By : Samudra Record]

Terjemahan Lagu Rozy Abdillah - Sing Kuat

Jangan di kira aku bersedih
kamu meninggalku selingkuh dengan orang lain
Jangan di kira aku tak bisa
Mencari penganti yang melebihimu

Masih banyak di sana
Yang mengantri cinta ini
Masih banyak di sana
Yang mengantri menunggu

Sya la la la la
Sya la la la la

INTRO

Jangan di kira aku bersedih
kamu meninggalku selingkuh dengan orang lain
Jangan di kira aku tak bisa
Mencari penganti yang melebihimu

Masih banyak di sana
Yang mengantri cinta ini
Masih banyak di sana
Yang mengantri menunggu

Suka memang aku suka
Sayang memang aku sayang
Tapi yang aku sayangi
Sudah menyakiti

Suka memang aku suka
Sayang memang aku sayang
Tapi yang aku ingginkan
Tidak seperti ini

Tidak kuat sudah tidak kuat
aku menghadapi

Sya la la la la
Sya la la la la

INTRO

Jangan di kira aku bersedih
kamu meninggalku selingkuh dengan orang lain
Jangan di kira aku tak bisa
Mencari penganti yang melebihimu

Masih banyak di sana
Yang mengantri cinta ini
Masih banyak di sana
Yang mengantri menunggu

Suka memang aku suka
Sayang memang aku sayang
Tapi yang aku sayangi
Sudah menyakiti

Suka memang aku suka
Sayang memang aku sayang
Tapi yang aku ingginkan
Tidak seperti ini

Tidak kuat sudah tidak kuat
aku menghadapi

Suka memang aku suka
Sayang memang aku sayang
Tapi yang aku sayangi
Sudah menyakiti

Suka memang aku suka
Sayang memang aku sayang
Tapi yang aku ingginkan
Tidak seperti ini

Tidak kuat sudah tidak kuat
aku menghadapi
Tidak kuat sudah tidak kuat
aku menghadapi

Itulah Lirik Lagu Rozy Abdillah - Sing Kuat Dan Terjemahanya semoga bisa menjadi refrensi untuk teman2 semua, dan jangan lupa baca artikel menarik lainya dan Bookmark Blog www.banyuwangiseru.com dengan cara (CTRL+D) di keybord kalian.